Survei, Pria Cenderung Memaafkan andai Pasangan Selingkuh?


Setiap orang tentu tak senang andai diselingkuhi oleh pasangan. Reaksi yang umum ialah marah sampai berujung pada putus hubungan. Namun, ada pun orang-orang yang memilih guna memaafkan.

Dilansir dari The Sun, menurut keterangan dari survei, dibanding perempuan, lelaki lebih gampang memaafkan andai mendapati pasangan selingkuh.

Survei ini dilaksanakan oleh website untuk selingkuh, Ashley Madison, terhadap 3.000 anggotanya.

Hasilnya, lebih dari separuh lelaki dan perempuan menuliskan mereka akan mengampuni pasangan yang selingkuh. Namun, presentase lelaki lebih tidak sedikit yakni 59 persen, sementara wanita 51 persen.

Ada banyak dalil di balik seseorang tetap memaafkan, mulai dari kekhawatiran keuangan sampai tanggung jawab anak-anak.

Bagi pria, dalil utama untuk menjaga hubungan dengan istri ialah dampak friksi terhadap anak-anak mereka.

Alasan sangat umum kedua guna tetap bersama ialah mereka masih menyukai istri mereka, sedangkan masalah keuangan ialah alasan ketiga. Ada pun dalil memaafkan begitu saja ialah alasan terakhir.

Sementara untuk perempuan, dalil utama mereka menjaga hubungan sebab finansial, diikuti akibat perpecahan terhadap anak-anak, masih mencintai, dan mengampuni begitu saja.

Direktur komunikasi Ashley Madison Isabella Mise mengungkapkan perceraian ialah sesuatu yang paling dihindari, tetapi tren micro-cheating ketika ini malah menempatkan risiko itu di etape berbahaya.

"Banyak anggota kami masih sangat menyukai pasangan mereka, dan pernikahan mereka bahagia," katanya.

Survei, Pria Cenderung Memaafkan andai Pasangan Selingkuh?