Meditasi di Sela-Sela Kesibukan Kerja


Di era serba cepat ini tak jarang semua karyawan 'stres' sebab merasa dibombardir tumpukan pekerjaan.

Mereka tak sempat dengan diri sendiri dan terlampau larut dalam pekerjaan.

Namun sebagai karyawan tentu anda tidak memiliki kemerdekaan untuk mengubah kepandaian dan jam kantor.

Namun menurut keterangan dari praktisi emotional healing Adjie Santosoputro, ada di antara tips guna menghidari situasi tersebut tanpa mengganggu pekerjaan--belajar guna berhenti sejenak. Aktivitas ini adalahsatu dari tujuh tahapan meditasi yang digagas oleh Adjie.

Caranya mudah, masing-masing kali inginkan mengejarkan sesuatu, maka kita dapat meluangkan waktu guna berhenti sejenak.

"Mungkin satu, dua atau tiga menit, enggak masalah, yang urgen pause (berhenti), kemudian lakuin lagi," kata Adjie.

Namun, kata alumni psikologi UGM itu, berhenti sejenak bukan berarti tidak mengerjakan apa pun. Meditasi ini menuntut kita guna menyadari napas, benak dan apa juga yang terjadi dalam diri.

Jika tidak sempat dalam masa-masa satu sampai dua menit, maka dapat dengan teknik bernafas tiga kali secara mendalam.

Berdasarkan keterangan dari Adjie faedah meditasi ini ialah agar anda lebih sadar di tengak kegiatan kerja, sebab seringkali seseorang terjebak rutinitas serta laksana kehilangan arah ketika bekerja.

Meditasi ini juga dapat mengendalikan emosi, serta menciptakan rileks dan menjalani hidup tidak dirundung oleh stres.

"Di samping kesehatan jasmani dan mental, berhenti sejenak pun tingkatkan produktivitas dan kinerja," katanya.

Dengan berhenti sejenak, seseorang jadi benar-benar tahu apa yang mesti dilakukan. Dia mencontohkan, seseorang yang punya to-do-list di kantor dapat saja berantakan, melulu karena batin stres, tidak tenang dan berujung menunda pekerjaan.

"Nah bila di tengah mengerjakan ada godaan lain, dengan bekal batin tenang kita dapat ikhlaskan godaan itu (tak mengganggu rencana)," ujar Adjie.

Meditasi di Sela-Sela Kesibukan Kerja